Sejarah
Perkembangan Internet Dunia & Indonesia
Sejarah Perkembangan Internet Dunia
Pada sejarah perkembangan internet
ini diawali ketika ARPA menghubungkan empat komputer kerangka utama
yang terletak di University of California di Los Angeles, University of
California di Santa Barbara, dan University of Utah dan Stanford Research
Institute. Objektifitas aslinya adalah untuk menciptakan satu jaringan yang
memungkinkan pengguna-pengguna komputer untuk tujuan
penelitian disebuah universitas yang dapat melakuan interaksi dengan
komputer-komputer peneliti di universitas-universitas lainnya. Hal ini
juga juga digunakan sebagai jaringan komputer untuk tujuan intelejen pertahanan
Amerika dengan mencirikan jaringan komputer yang kebal terhadap bentuk kerusakan
baik serangan musuh maupun bencana alam. Oleh karena itu, fungsi
komputer didesain dalam kondisi yang tidak mudah hancur karena serangan
musuh. Dalam tahun-tahun berikutnya jaringan pemerintah dihubungkan
ke ARPANET dan keseluruhan jaringan tersebut membentuk internet. menurut
penelitian sejarah perkembangan internet, Sejak pertengahan 1980-an,
pemerintah Amerika Serikat melalui National Science Foundation (NSF), dan badan
pemerintah lainnya yang berwenang mengontrol akses ke internet. Saat
perkembangan awal sejarah internet dunia ini jaringan tidak digunakan dan
tidak pernah didesain untuk penggunaan secara komersial. Hal Ini di
karenakan pembangunan internet didanai oleh bantuan keuangan penuh dari NSF dan
lembaga pemerintah lainnya. Satu kelebihan desain ARPANET adalah pesan-pesan
dapat bergerak atau bergerak kembali lebih satu arah, sehingga jaringan dapat
terus berfungsi dan kebal terhadap serangan dan bencana alam.
Jaringan ini juga memungkinkan sebuah system
jaringan komputer berbagi data dan informasi dengan mudah dan cepat, menurut
kutipan penelitian sejarah internet di dunia, ARPANET adalah jaringan internet
pertama yang melalui Transmission Control Protocol / Internet
Protocol (TCP / IP), yaitu bahasa umum untuk jaringan komputer diperkenalkan.
Sejarah perkembangan internet juga mencatat
bahwa penggunaan jaringan komputer lokal (LAN) dalam bentuk Ethernet
terus bermunculan dan berkembang pesat pemakaiannya di organisai pemerintah dan
universitas-universtias. Permintaan terhadap jaringan komputer yang mampu
berhubungan pada jarak lebih jauh kian bertambah. Organisasi yang terlibat
dalam hubungan komputasi jarak jauh ini menghendaki agar diberi izin
membuat sejenis ARPANET sebagai jembatan penghubung antara komputer dan mulai
membentuk protokol komunikasi yang menyerupai ARPANET. penelitian sejarah
internet dunia menyebutkan bahwa Pada awal 1970-an jaringan komputer lain juga
dibentuk. Termasuk BITNET, USENET dan UUCP yang memberikan fasilitas
serupa yaitu Internet pada jarak jaringan yang terbatas.
Sejarah Perkembangan Internet Pada Tahun 80an
Pada 1980-an NFS (National Science
Foundation) mendirikan NFSNET, satu jaringan komputer kecepatan tinggi untuk
menghubungkan universitas dan pusat penelitian komputer dengan komputer kuat
berkemampuan tinggi. Pada pertengahan tahun 1985, dalam catatan sejarah
internet dunia menyebutkan bahwa usaha untuk membangun jaringan komputer
telah dilakukan di negara lain, misalnya di Eropa, yang telah membangun
EuropaNET dan EBONE. Kedua jaringan ini menghubungkan berbagai kota di
Eropa dengan menggunakan kecepatan online 2 Mbps. Setiap negara di Eropa
juga telah membangun jaringan komputer masing-masing. Jaringan ini
kemudian terhubung ke ARPANET membentuk satu jaringan komputer yang lebih
besar. Kemudian beberapa negara Asia juga bergabung pada usaha yang sama,
sehingga membentuk satu jaringan antar negara yang dikenal sebagai Internet.
pada masa-masa inilah menjadi tonggak sejarah internet dunia yang tidak bisa
diabaikan begitu saja, karena pada masa itu penggunaan internet telah meluas di
berbagai belahan dunia.
Sejarah Perkembangan Internet Pada Tahun 90an
Menurut catatan sejarah perkembangan internet di dunia menyebutkan pada
tahun 1990, jaringan ARPANET diberhentikan dan fungsinya diganti oleh oleh
NFSNET. NFSNET selanjutnya digantikan sedikit demi sedikit dengan jaringan
komersial. NFSNET akhirnya menutup sejarah internet-nya yang berakhir pada
tahun 1995. Pada awal 1990-an internet masih
sulit digunakan. Penggunaan yang utama adalah email, ftp, dan USENET. Pada
tahun 1989, Tim Bernersan Lee telah merekomendasikan satu metode berbasis
hyperteks yang menyebarkan informasi dalam internet. dalam catatan sejarah internet
dunia Pada 1990, Berners Lee telah memperkenalkan HTTP (Hypertexts
Transfer Protocol) adalah satu protocol yang bisa digunakan untuk menghubungkan
informasi secara hypertext berbasis jaringan. Metode ini telah digunakan
untuk membangun WWW (World Wide Web) yaitu satu hubungan informasi yang
berbasis hypertext yang memiliki tipe user friendly atau ramah pengguna,
grafik, video, audio dan sebagainya. catatan sejarah internet dunia pun tak
luput menyebutkan Pada 1992, peluncuran www pertama Mosaic telah
diluncurkan dan dimanfaatkan secara gratis kepada pengguna. Perangkat
Lunak ini dianggap sebagai perangkat lunak Killer application yaitu satu
aplikasi yang telah berhasil mempopulerkan internet kepada penggunaan publik.
Tahun penting :
1.
Tahun 1969 : DARPA
mengadakan riset tentang bagaimana menghubungkan sejumlah komputer. Dikenal
dengan proyek ARPANET.
2.
Tahun 1970 : Berhasil
menghubungkan 10 komputer.
3.
Tahun 1972 : Roy
Tomlinson berhasil membuat program e-mail.
4.
Tahun 1973 : ARPANET
membuka cabang di London oleh Vinton Ceerf dan Bob Khan.
5.
Tahun 1974 : Bertambah
menjadi 100 komputer terhubung.
6.
Tahun 1976 : Tepatnya
tanggal 26 Maret e-mail diresmikan oleh Ratu Inggris.
7.
Tahun 1979 : Tom
Truscott, Jim Ellis, Steve Belovin membuat newsgroup yang diberi nama USENET.
8.
Tahun 1981 : France
Telcom membuat video link.
9.
Tahun 1982 : Dibuat
alamat komputer yaitu TCP/IP.
10.
Tahun 1984 : Dibuat DNS
(Domain Name System) komputer mencapai 1000 lebih yang saling terhubung.
11.
Tahun 1988 : Orang
Finlandia Jarko Oikarinen membuat program Chatting.
12.
Tahun 1990 : Tim Berners
Lee membuat Program browser (www).
13.
Tahun 1992 : Lebih dari
1 juta komputer terhubung.
14.
Tahun 1994 : Lebih dari
3000 situs tercipta. Tahun lahirnya Yahoo. (Prakosa, 2011)
Sejarah Internet Di
Indonesia
Seperti yang
disebutkan ulasan Sejarah jaringan komputer dan Internet pada posting sebelumnya bahwa Pada pertengahan tahun 1985,
usaha untuk membangun jaringan komputer telah dilakukan di belahan dunia lain, misalnya di benua
Eropa, yang telah membangun EuropaNET dan EBONE. Kemudian di adopsi teknologi dan
Penggunaanya di negara-negara Asia yang pada awalnya masuk di Asia Timur
yaitu jepang, China disusul korea, Asia Selatan masuk dari pintu
India, kemudian disusul di Negara-negara Asia Tenggara pada akhir dekade 80an.
Resminya menurut catatan sejarah perkembangan internet di indonesia sekitar
awal tahun 1990 dilansir dari wikipedi.com
Pada catatan
sejarah internet di Indonesia, menyebutkan bahwa nama dari sebuah network
komputer didasarkan pada siapa yang mendanai atau siapa yang memanfaatkan
pertama kali. contohnya: apranet, BITnet, CSnet, NSFnet, UUSCPnet, dan
sebagainya. Internet merupakan alat komunikasi yang mulai luas
digunakna akhir tahun 1990. Perkembangan jaringan internet di Indonesiapun baru
dimulai pada pertengahan dekade 90an, namun sejarah internet di Indonesia
sudah dapat dicatat dari masa pra-sejarah internet pada tahaun 1970-an.
Pada awal sejarah internet di Indonesia dan
perkembangannya, pemakaia internet masih terbatas dan kegiatan ini masih
bersifat hoby dan non-komersial, seperti kegiatan-kegiatan berbasis hobby dan
dalam perkembangan selanjutnya kebanyakan ide datang dari komunitas akademisi,
mahasiswa dan praktisi telekomunikasi pada saat itu kegiatannya masih
berbasis hobby tersebut, melalui upaya pembangunan infrastruktur
telekomunikasi internet. Diawal sejarah internet di Indonesia,
Komunitas pengguna internet yang terdiri dari akademisi: Dosen dan Mahasiswa
serta praktisi komunikasi lainnya dikenal sebagai paguyuban network, dimana
semangat kerjasama, kekeluargaan & gotong royong sangat hangat dan terasa
di antara para pelakunya. (Dilansir dari wikipedi.com) samgat berbeda dengan
para pengguna Internet saat ini terasa lebih komersial dan individual sebagai
ativiitasnya terutama Internet telah dibisniskan.
Robby soebiakto yang waktu itu bekerja di PT. USI IBM
Jakarta merupakan pakar di antara para radio amatir di Indonesia, khususnya di
bidang komunikasi data packets, melalui radio yang dikenal kemudian
diadopsi oleh rekan-rekan Robby Soebiakto di BPPT Lapan, UI, dan ITB yang
kemudian menjadi tumpuan PaguyubanNet antara tahun 1992-1994.
Pada tahun 1988, melalui surat pribadi, Robby Soebiakto
mendorong Onno W. Purho yang saat ini berada di Hamilton, Ontario, Kanada untuk
mengalami teknik jaringan internet berbasis protokol TCP/IP. Robby Soebiakto meyakinkan
Onno W. Purbo bahwa masa depan teknologi jaringan komputer di dunia akan
berbasis pada protokol TCP/IP. Hal ini yang kemudian hari memicu penulisan
buku-buku jaringan komputer internet berbasis TCP/IP oleh Onno W. Purbo maupun
rekan-rekan penulis lainnya di Indonesia untuk memahamkan rakyat indonesia akan
teknologi internet. Robby Soekiakto juga menjadi koordinator alamat pertama dan
AMPR-Net (Amatir Packet Radio Network) yang di internet dikenal dengan
domain AMPR.Org dan IP 44.132. AMPR-Net Indonesia dikoordinir oleh Onno W.
Purbo sejak tahun 2000. Salah satu aktivitas AMPR-Net adalah mengkoordians
aktvitas anggota ORARI melalui mailng list ORARI, orarinewsyahoogrups.com.
Pada awal perkembangan jaraingan paket radio di
Indonesia, Robby Soebiakto merupakan pionir di kalangan pelaku amatir radio
Indonesia yang mengaitkan jaringan amatir Bulletin Board System (BBS).
BBS merupakan jaringan surat elektronik (e-mail) yang merelai e-mail untuk
dikirim melalui server/komputer BBS yang mengaitkan banyak “server” BBS amatir
radio seluruh dunia agar e-mail dapat berjalan dengan lancar.
Komunikasi antara Onno W. Purbo yang waktu itu berada di
Kanada dengan rekan-rekan amatir radio di Indonesia terus berlanjut hingga awal
1990-an. Dengan peralatan komputer PC/XT kompatibel dan walkie talkie,
komunikasi antara Indonesia-kanada dilakukan melalui jaringan amatir radio. Robby
Soebiakto berhasil membangun gateway amatir satelit di rumahnya di kawasan
Cinere. Dengan bantuan satelit-satelit OSCAR, komunikasi lebih antara
Indonesia-Kanada berjalan semakin cepat. Pengetahuan secara perlahan ditransfer
dan berkembang melalui jaringan ini.
Pada tahun 1992-1993, Muhammad Ihsan, seorang peneliti di
LAPAN Ranca Bungur yang pada tahun 1990-an bersama pimpinannya, Adrianti,
menjalin kerja sama dengan DLR (Lembaga Penelitian Antariksa Jerman) mencoba
mengembangkan jaringan komputer menggunakan teknologi radio paket pada band 70
cm dan 2 m. Di kemudian hari, Muhammad Ihsan menjadi motor penggerak di LAPAN
untuk membangun dan mengoperasikan satelit buatan LAPAN Indonesia yang dikenal
sebagai LAPAN TUBSAT maupun INASAT.
Jaringan LAPAN dikenal sebagai JASIPAKTA dan didukung
oleh DLR Muhammad Ihsan mengoperasikan relai penghubung antara ITB Bandung
dengan gateway internet yang ada di BPPT. Di BPPT, Firman Siregar mengopresikan
gateway radio paket yang bekerja pada hand 70 cm. Komputer PC 386 sederhana
yang menjalankan program NOS di atas sistem operasi DOS digunakan sebagai
gateway packet radio TCP/IP.
Tanggal 7 Juni
1994, Randy Bush dan Portland, Oregon, Amerika Serikat melakukan penelitian ke
IPTEKNET dan kemudian melaporkan hasilnya kepada rekan-rekannya di Natonal
Science Founfation (NSF) Amerika Serikat. Dalam laporan Randy Bush tertera
waktu yang dibutuhkan untuk ping pertama dan Indonesia ke Amerika Serikat,
yaitu sekitar 750 mili detik melalui jaringan leasedline yang
berkecepatan 64 kbps.
Nama lain yang tak kalah berjasa adalah Putu. Beliau
mengembangkan PUSDATA DEPRIN pada masa kepemimpinannya Menteri Perindustrian
Tungki Ariwibowo sekaligus menjalankan BBS pusdata.dprin.go.id. Dimasa awal
perkembangan BBS, Putu berjasa mempopulerkan penggunaan e-mail, khususnya di
Jakarta. Aktivitas Putu banyak didukung oleh Menteri Perindustrian Tungki
Ariwibowo yang sangat menyukai komputer dan Internet. Pak Tungki adalah menteri
pertama Indonesia yang menjawab e-mail sendiri.
Pada akhir tahun 1992, Suryono Adisoemarta kembali ke
Indonesia. Kesempatan tersebut tidak dilewatkan oleh anggota Amatir Radio Club
(ARC) ITB seperti Basuki Suhardiman, Aulia K. Arief, Arman Hazairin yang
didukung oleh Adi Indrayanto untuk mencoba mengembangkan gateway radio paket di
ITB. Gateway tersebut menggunakan sebuah komputer 286 bekas, dan memiliki
disket yang berukuran besar. ITB akhirnya turut berkiprah dijaringan
PagutubanNet. Institusi lain seperti UI, BPPT, LAPAN, PUSDATA DEPRIN yang lebih
dulu terhubung ke jaringan internet mempunyai fasilitas yang jauh lebih baik
dari pada ITB. Di ITB, modem radio paket berupa Terminal Node Controller (TNC)
merupakan perlatan pinjaman dan Muhammad Ihsan dan LAPAN.
Ketika masih menempuh studi di University of Texas di
Austin, Texas, Suono Adosoemarta menyambungkan TCP/IP Amatir Radio Austin ke
gateway internet untuk pertama kalinya di gedung Chemical and Petroleum
Engineering University of Texas tersambung ke jaringan TCP/IP di seluruh dunia.
Pengetahuan inilah yang kemudian diterapkan Suryono Adisoemarta saat
mengembangkan radio paket di ITB. Suryono Adisoemarta yang kemudian hari
menyandang nama panggilan YDONXX menjadi motor penggerak teknologi satelit
radio amatir maupun teknologi Amateur Packet Reporting System
(APRS) yang memungkinkan kita untuk melihat posisi-posisi stasiun amatir radio
di peta di internet yang dapat dilihat disitus http://aprps.fi.
Berawal dan teknologi radio paket kecepatan rendah 1.200
Bps, ITB kemudian memperoleh sambungan 24 jam 14,4 Kbps ke RISTI Telkom sebagai
bagian dan IPTEKNET pada tahun 1995. Akses internet tetap diberikan secara
cuma-cuma kepada reka-rekan yang lainnya khususnya di PaguyubanNet.
September 1996 merupakan tahun peralihan bagi ITB, karena
keterkaitan ITB dengan jaringan penelitian Asia Internet Interconnection
Initiatives (A13) sehingga memperoleh bandwidth 1.5 Mbps. ITB akhirnya
menjadi salah satu bagian terpenting dalam jariangan pendidikan di Indonesia
yang menanamkan dirinya A13 Indonesia yang mengaitkan lebih dari 25 lembaga
pendidikan di Indonesia di tahun 1997-1998.
Referensi :
-
LKS TIK kelas 11
semester 1 MGMP TIK SMA/MA KOTA PEKALONGAN.
-
http://dheti12tkj.blogspot.com/2013/05/sejarah-internet-dunia-indonesia.html
-
Prakosa, H. (2011). Teknologi Informasi dan
Komunikasi Untuk SMP/MTs Kelas 9 semester 1. Surakarta: CV Pratama Mitra Aksara (LKS).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar